Selasa, 18 Agustus 2015

Tugas MPA Jurusan

Pentingnya Jiwa Entrepreneur bagi Mahasiswa Ekonomi

Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang akan memimpin bangsa ini di masa mendatang. Sedangkan Entrepreneur atau yang sering disebut wirausahawan adalah orang yang mampu menciptakan bisnis baru serta kreatif dan inovatif dengan mengambil risiko dan ketidakpastian untuk mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang dan ancaman serta menggabungkan dengan sumbeerdaya yang dimilikinya. Sebagai bekal masa depan bangsa, jiwa entrepreneur sangat penting bagi mahasiswa ekonomi demi kesuksesan setelah lulus. Karena jiwa entrepreneur sangat dibutuhkan demi memajukan bangsa Indonesia. Berdasarkan data dari Kementrian Koperasi dan UKM jumlah entrepreneur di Indonesia hanya sekitar 1,25%. Padahal suatu negara bisa dikatakan berkembang apabila jumlah entrepreneur nya minimal 2,5%.  Jumlah pengangguran di Indonesia sangat tinggi maka dibutuhkan seorang entrepreneur untuk mengurangi jumlah pengangguran. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pengangguran per Februari 2014 tercatat sebesar 5,7% atau 7,15 juta jiwa. Hal ini disebabkan lapangan pekerjaan yang tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja yang ada. Salah satu usaha untuk mengurangi jumlah pengangguran adalah dengan membuka lapangan pekerjaan baru dengan cara berwirausaha. Dengan menjadi seorang entrepreneur, dapat membantu pertumbuhan perekonomian Indonesia.  Tetapi, kebanyakan orang Indonesia tidak berani mengambil risiko. Mereka lebih memilih bekerja di kantoran dengan jabatan setinggi-tingginya dan gaji yang besar. Terbatasnya lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah lulusan mahasiswa, sehingga banyak mahasiswa yang tidak terserap oleh perusahaan-perusahaan yang ada. Seharusnya sebagai seorang yang berpendidikan dapat menciptakan lapang pekerjaan bukan mencari pekerjaan. Oleh karena itu, jiwa entrepreneur sangat penting dikembangkan di kehidupan kampus agar ketika lulus mahasiswa ekonomi sudah memiliki mental kewirausahaan untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari. Memandang semua ini harus realistis. Keberanian saja juga tidak cukup untuk memulai suatu usaha tetapi juga dibutuhkan pengetahuan untuk memulai suatu usaha. Modal utama dalam berwirausaha adalah kemauan dan keuletan untuk bersungguh-sungguh menjalankan suatu proses atau usaha. Dalam kegiatan wirausaha, tidak hanya bermodalkan tekad yang kuat tapi lebih dari itu kompetensi, keterampilan, serta pengetahuan dalam mengelola suatu usaha juga sangat penting, sehingga kedua hal tersebut harus seimbang.dengan berwirausaha mampu menemukan inovasi dan gagasan baru dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia.  Dengan demikian, usaha yang telah dibuat dapat maju dan berkembang. Para mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan tentang berwirausaha dengan mengikuti berbagai pelatihan, lomba-lomba, seminar, dan lain-lain. Banyak hal yang dapat dilakukan mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship. Dari pemerintah sendiri sebenarnya telah banyak memberikan program untuk menumbuhkembangkan jiwa entrepreneur mahasiswa sebagai contohnya yaitu melalui program PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), PWM (Program Wirausaha Mahasiswa), dan masih banyak lagi. Dengan adanya program-program yang mengarah pada peningkatan jiwa kewirausahaan ini, maka mahasiswa akan terbiasa dalam menghadapi proses pencapaian, inisiatif, kepemimpinan, kepercayaan diri, fleksibilitas, dan pembangunan teamwork dan ini akan menumbuhkan dengan sendirinya kompetensi softkill dalam individu.  Dibutuhkan kesadaran mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam program-program tersebut. Pola pikir yang hanya ingin untung namun tidak mau rugi sudah harus dirubah oleh mahasiswa. Hal tersebut memang manusiawi, tapi melihat zaman sekarang ini dimana persaingan sudah semakin kompetitif mau tidak mau kita harus merubahnya jika tidak ingin tergerus oleh perkembangan zaman itu sendiri. Sebentar lagi kita akan menghadapi Asean Economic Community pada tahun 2015 dimana para pekerja asing dengan mudahnya masuk ke setiap asean tak terkecuali Indonesia. Apabila hal ini tidak diantisipasi dengan baik, akan berdampak negatif dengan semakin banyaknya pengangguran. Disini diperlukan peran seluruh masyarakat Indonesia terutama mahasiswa untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan entrepreneurship. Sebagai mahasiswa diharapkan mampu membangun bangsa Indonesia yang lebih maju dan mampu menyelesaikan masalah ekonomi yang tidak ada habisnya diselesaikan. Kita mahasiswa, diharapkan mampu menjadi pemuda entrepreneur yaitu pemuda berjiwa wirausaha. Karena dengan menjadi wirausaha kita bisa lebih mandiri, bebas mengeksplor segala bakat dan kemampuan yang kita miliki sehingga timbulah rasa puas ketika melihat usaha yang kita bangun dengan hasil keringat sendiri bisa sukses. Dengan menjadi entrepreneur, kita ikut menyelamatkan hidup orang banyak dari jurang kemiskinan dan kita juga turut membantu pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar